Popular Posts

ICRC Telah Menghentikan Bantuan Sementara ke Afghanistan. Mengapa??

http://newskompasindo.blogspot.co.id/

News Kompasindo -  Kabul - Terkait adanya kasus yang telah menewaskan 6 pekerja dari pihak ICRC atau sebutan lainnya Palang Merah Internasional. Kini pihak bagian ICRC telah menghentikan secara sementara soal mengenai bantuan pekerjaan yang ada di negara Afghanistan tersebut setelah adanya aksi serangan yang sudah menewaskan para anggotanya. Hal ini juga dikecam oleh ICRC dimana pihak mereka mengecam aksi penyerangan brutal itu. 

Enam Orang diketahui Meninggal dalam penyergapan oleh para militan ISIS sedangkan dua sisanya lagi dikabarkan juga menghilang.

Sebelummnya aksi ini juga dikaitakan kepada para orang Taliban Afghanistan ,namun Hal ini dibantahkan dengan informasi bahwa pihak mereka sama sekali tidaklah terlibat akan aksi itu

Secara resmi,Dominik Stillhart selaku Direktur Operasi  ICRC menyampaikan bahwa saat ini pihak mereka perlu memberhentikan sementara untuk bantuan yang selama ini dilakukan, gunanya untuk menelusuri mengapa hal tersebut bisa sampai terjadi terhadap rekan mereka. Untuk Aksi Pembunuhan terhadap rekan mereka itu merupakan hal yang sangat tidak dibenarkan,  dan ini terus saja dikecam oleh pihak mereka. ungkap dirinya Kamis (09/02/2017).

Diluar itu Chief executive Mike Adamson yang berasal dari Palang Merah Inggris ikut menyuarakan bahwa perlu diketahui sudah menjadi kodrat umum yang perlu diketahui aksi dari resiko penandaan kematian dari orang yang seharusnya wajib dilindungi dibawah garis aturan Internasional yang sudah menjadi keharusan. bukan malah sebaliknya dibantai dengan dibunuh  begitu saja.

Dilaporkan Bahwa 6 orang yang tewas tersebut telah diserang oleh militan ISIS dengan cara ditembaki di Afghanistan Utara, tepatnya di provinsi Jowzjan, Rabu (08/02/2017). Pembunuhan itu diketahui terjadi begitu saja, sewaktu para anggota dari ICRC akan melakukan distribusi atas bantuan kedaerah sekitar di Afganistan yang tekena bencana longsor.

Diketahui 6 diantaranya merupakan 3 supr serta 5 petugas lapangan,  dua diantarannya hilang tidak ada kabar. Dan untuk para korban yang meninggal telah dibawa mayatnya ke Ibukota Provinsi Heberghan dan nantinya sehabis dari sana akan kembali dibawa  ke Mazar-e-Sharif, kata para pejabat. sedangkan untuk para korban yang hilang dan belum diketahui keberadaaanya akan terus dilakukan upaya pencarian.


Paket yang Berisikan E-KTP Palsu telah diamankan, Pengirimannya dari Kamboja Ke Jakarta

http://newskompasindo.blogspot.co.id/

News Kompasindo - Jakarta - Dikabarkan dari Lapangan bahwa Pihak Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta saat ini sedang menyelidik mengenai adanya penemuan paket kiriman  yakni isinya berupa E-KTP yang dipalsukan dimana pengiriman tersebut ditemukan dalam rute Pengiriman dari Kamboja menuju Jakarta yang dialamatkan pada sebuah Perumahan Taman Surya, Jakarta Barat.


Bukan Hanya E-KTP Palsu saja tapi didalam kotak dus tersebut juga didapati sejumlah Buku tabungan, kartu ATM serta adanya NPWP. Diketahui E- KTP palsu tersebut merupakan KTP DKI Jakarta.

Sehingga Saat ini Pihak Terkait Heru Pambudi  selaku Dirjen Bea Cukai sedang menelusuri mengenai hasil temuan tersebut yang dikirimkan menggunakan jasa FedEX yang diketahui asal pengiriman dari Negera Kamboja Menuju Jakarta.
Pihak Mereka menduga bahwa ada praktik kejahatan perbankan sehingga KTP tersebut dicetak sedemikian rupa.

"Pihak kami tengah sedang berkoodinasi dalam memastikan lebih lanjut atas terjaringnya pengiriman barang yang isi didalamny berupa KTP, NPWP Kartu ATM serta Buku Tabungan dan ini bisa saja dikaitkan dengan adanya Kejahatan Cyber, Perbankan ataupun yang namanya pencucian uang. Ungkap Heru Kamis (09/02/2017)


Dari Hasil Penemuan Paket tersebut ditemukan setidaknya 36 KTP, 32 NPWP, Kartu ATM dan sebuah Buku Tabungan BCA yang nilai saldo nya Rp 500,000 

Heri mengungkapkan dirinya juga sudah berkomunikasi dengan Komisi II DPR dalam mengklarifikasikan E-KTP Palsu ini dengan KTP Palsu untuk Pilkada nanti.
Dan disebutkan untuk memastikan hal itu dibutuhkan waktu yang mendalam untuk dapat dibongkarnya praktik yang telah menyalahi aturan yang ada.

Diluar itu Kasubdit Komunikasi dan Publikasi Bea dan Cukai, Deni Surjantoro sewaktu dihubungi, ikut menjelaskan bahwa pada E-KTP palsu tersebut sepertiganya adalah KTP dengan foto orang yang sama namun untuk nomor induk Kependudukan atau NIK, Nama serta alamat yang berbeda.

Sedangkan diketahui Identitas dari penerima paket yang tertera di paket tersebut adalah bernama Leo. namun saat ini untuk keabsahan data puluhan dokumen didalamnya sedang tahap penyelidikan lebih lanjut.



Benarkah chat Whatsapp Rizieq dan Firza asli ?

benarkah-chat-whatsapp-rizieq-dan-firza-asli

News Kompasindo - Sudah lebih dari delapan orang saksi dan ahli yang telah dimintai keterangan oleh polisi dalam mengusut kasus Whatsapp chat disertai konten pornografi yang diduga telah dilakukan oleh pemimpin Front Pembela Islam ( FPI ), Rizieq Shihab dengan Firza Husein.

Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Mochammad Iriawan mengatakan tidak sulit bagi pihak penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus untuk mengungkapakan kasus yang dinilai serupa dengan kasus yang dahulu menjerat Luna Maya dan Ariel pada 2010 Silam.

Menurut dia, Investigasi ilmiah yang akan membuktikan keaslian dari video tersebut dan siapa saja yang layak dijadikan sebagai tersangka.

Ada ahli digital forensik yang memeriksa apakah foto tersebut telah direkayasa. ada ahli antropometri yang akan menilai keaslian dari ukuran dan proporsi tubuh, adapula ahli suara untuk mencocokan rekaman telepon yang diduga merupakan Firza dengan seseorang yang disebut sebagai Kak Ema.

"Kami telah siap, hingga nantinya tidak bisa terbantahkan. karena tidak terlalu sulit bagi tim suara, Voice sudah ada ahlinya juga disana, ahli fotografi forensik juga ada, sehingga ada ilmu kedokteran, ada lekuk lekuk dari bentuk tubuh yang tidak dapat dibantah," ujar Iriawan di Jakarta, Minggu ( 5/2/17).

Iriawan juga menyebutkan sejumlah barang yang telah dilakukan penyitaan dari rumah Firza Husein sangat identik dengan foto yang beredar di internet.

"Ya, sangat identik ( Barang ), rumahnya identik," ujarnya.

Pada Rabu ( 1/2/17), penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya telah melakukan pengeledahan di rumah orangtua Firza di Lubang Buaya, Pondok Gede, Jakarta Timur. dari sana pihak penyidik menyita bantal, sprei dan televisi.

Barang barang itu kemudian dicocokan dengan barang barang yang telihat didalam foto dan video dalam Whatsapp yang beredar.

Di dalam foto itu, beberapa kali perempuan yang diduga merupakan Firza terlihat tidak mengenakan busana, dengan latar belakang sejumlah barang yang telah di sita oleh penyidik.

Menurut Iriawan, pihaknya tidak membutuhkan pengakuan dari Firza, sebab fakta yang ada tidak akan terbantahkan.

"Dari fakta yang adapun, adanya televisi yang sama dengan yang ada di gambar, itu tidak bisa terbantahkan, ada meja yang sama, itu juga tidak terbantahkan", kata Iriawan.

"Di TKP dia ada, ada semua, waktu dilakukan pengeledahan di rumahnya itu disaksikan oleh RW setempat,makanya silakan saja ( tidak terima ), tidak akan ada masalah, kami tidak membutuhkan pengakuan", ujarnya.(News Kompasindo)


SBY binggung, Jakarta dan tanah Air dalam kondisi memprihatinkan

sby-binggung-jakarta-dan-tanah-air-dalam-kondisi-memprihatinkan

News Kompasindo -Ketua Umum dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono menilai dirinya sebagai salah satu tokoh bangsa perlu untuk turun ke dalam masyarakat lagi saat ini. hal itu dikarenakan kondisi bangsa Indonesia yang dinilai SBY sangat jauh dari kata baik.

"Saya ini sebetulnya seorang veteran. dahulu saya berdiri di panggung kampanye pada pemilihan presiden tahun 2004 dan 2009. mestinya saya seharusnya pensiun. tapi mengapa kali ini saya harus turun gelanggang, karena saya melihat situasi yang sangat memprihatinkan. situasi Jakarta dan situasi Tanah Air kita," Kata SBY saat apel siaga Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (4/2/17).

Menurut dirinya, Jakarta yang sebagai miniatur Indonesia harus segera dilakukan pembenahan. selain itu dirinya juga memandang perlunya seorang pemimpin yang baru yang memiliki hati terhadap warganya sendiri.

"Kami mengiginkan Jakarta dimasa depan semakin baik, semakin maju, tidak terus mengalami goncangan seperti saat ini. tidak boleh saudaranya berjarak satu sama lain. tidak boleh pemimpinnya tidak amanah, tidak boleh pemimpinnya tidak mencintai rakyat nya sendiri", tutur SBY.

Oleh karena hal itulah, SBY memutuskan untuk harus segera " Turun Gunung".

"Untuk itulah kami datang, untuk itulah saya turun ke gelanggang lagi. karena saya sangat yakin, Agus-Sylvi akan bisa mengubah Jakarta kearah yang lebih baik lagi", ujarnya.

Apel siaga yang dihadiri oleh ratusan relawan dan dari partai pengusung Agus-Silvi yakni partai dari Demokrat, PKB, PAN dan PPP. mereka mendapat pesan langsung dari Ketua Umum partai Demokrat SBY untuk mengupayakan pemenangan Agus-Silvi dengan maksimal menjelang diadakannya pencoblosan pada 15 Februari mendatang.

Secara terpisah, Agus juga mengaku sangat senang dengan kehadiran SBY. menurutnya, orang yang ada di apel tadi merasakan semangat yang menggelora melalui orasi SBY.

"Saya sangat yakin masyarakat Jakarta yang melihat penampilan perdana dari Pak SBY hari ini akan mempunyai suatu getaran yang berbeda karena dia punya pengalaman dalam sepuluh tahun. kini beliau turun ke gelanggang lagi", ujar Agus.


Bersama dengan SBY pada acara apel itu, turut juga hadir Agus, Silvi, Ani Yudhoyono dan para petinggi dari partai Demokrat, PKB, PPP dan PAN. namun, Silvi hanya hadir sebentar untuk melanjutkan agenda nya hari ini.(News Kompasindo)

Tidak direstui Nasdem, Demokrat cari hak angket di DPR terkait penyadapan

tidak-direstui-nasdem-demokrat-cari-hak-angket-di-dpr-terkait-penyadapan-01

News Kompasindo - Fraksi dari Partai Nasdem menolak keras wacana pengajuan hak angket yang digulirkan oleh Fraksi Partai Demokrat.

Wakil Ketua dari Fraksi Partai Nasdem, Jhonny G Plate menilai wacana yang diajukan oleh partai Demokrat tersebut masih sangat prematur dan tidak berdasar.

Wacana pengajuan hak angket juga telah dianggap sebagai bentruk suatu intervensi terhadap penegakan hukum.

"Kami tidak akan mendukung usulan inisiatif hak angket ini karena sangat berpotensi mempengaruhi proses pengadilan dan akan menggangu stabilitas politik yang justru akan sangat merugikan negara, khususnya di bidang pembangunan ekonomi", kata Jhonny, Kamis ( 2/2/17).

Dia berpendapat, seharusnya DPR justru yang mengawasi jalannya proses peradilan agar dapat berlangsung secara adil dan jujur.

DPR juga sebaiknya lebih berkonsentrasi didalam menyelesailan tugas politik yang sudah menumpuk, salah satunya adalah menyelesaikan rancangan undang undang pemilu ( RUU Pemilu ) sebagai prioritas karena harus ditargetkan segera rampung pada April 2017 mendatang.

Secara substansi, dirinya menilai, usulan hal angket masih hanya bersifat berdasarkan dugaan atas kemungkinan terjadinya penyadapan.

Sementara itu, Badan Intelijen Negara ( BIN ) telah mengklarifikasi bahwa informasi tersebut bukan bersumber dari pihak BIN.

Isu penyadapan hanya sebagai interpretasi dan dugaan dari pihak yang merasa dirugikan. namun tidak ada basis data dan bukan suatu fakta dipersidangan", ujar anggota komisi XI DPR itu.

Bukan saja menolak usulan dari Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Nasdem juga berencana mengajak Fraksi Fraksi koalisi pendukung pemerintahan untuk tidak mendukung usulan hak angket tersebut.

"Fraksi Nasdem menolak dan akan mengajak rekan rekan dari Fraksi koalisi pendukung pemerintah untuk turut menolak rencana usulan hak angket tersebut", kata nya.

Fraksi dari Partai Demokrat di DPR menggalang hak angket untuk menyelidiki dugaan penyadapan terhadap Ketua Umum Partai Demokrat yang juga merupakan mantan presiden ke enam RI Susilo Bambang Yudhoyono.

Wakil Ketua komisi III DPR dari Fraksi Demokrat Benny K Harman mengatakan, hak angket saat ini sudah digulirkan kepada anggota lintas fraksi.

Hak angket adalah hak yang dimiliki oleh anggota dewan untuk melakukan penyelidikan. hak angket yang diusulkan harus paling sedikit 25 anggota DPR dan lebih dari satu fraksi. Hak angket ini juga harus disetujui lebih dari 50 plus satu anggota DPR di dalam rapat paripurna.

Benny mengatakan, jika memang ada nya tindakan penyadapan terhadap SBY, maka itu merupakan pelanggaran terhadap konstitusi dan undang undang transaksi dan Informasi elektronik.


Jika terbukti benar, maka penyadapan juga bisa sangat meresahkan dan menimbulkan ketidaknyamanan di masyarakat.(News Kompasindo)
 

Copyright © 2017. Newskompasindo - All Rights Reserved

Belajar Judi Berita Artis Terkini Kabar Terkini Jadwal Bola Hari ini Jadwal Bola Hari ini TVN24 Online Mydetikcom Semangat NKRI Sindo Daily News Analisa Berita Analisa Terkini Jendela Berita Online Lensa Berita Terkini Post Ibukota Harian Radar Post sabung ayam pw Agen sbobet penipu poker texas boya situs resmi sbobet sbobet link sbobet asia mobile sbobet casino login maxbet login situs judi online situs poker terpercaya Sbobet Online Login Wap Sbobet Mobile Daftar Sbobet Mobile Indobet